What is Internet of Things Platform Definition

What is Internet of Things Platform Definition

The Internet of Things began to be recommended by Kevin Ashton on 1999 and started popular through Auto-ID centre in MIT. It keeps growing as today we can see Internet of Things implementation in our home and daily life. University student also use Internet of Things as their project.

With many people developing Internet of Things devices, IoT Platform is getting popular and people wants to use IoT Platform to ease their process in building IoT system.

Internet of Things includes many infrastructure which makes devices connected to the Internet, such as electronic embedded, software, sensors, actuators, and network connection.

Real Time Storage Data – Internet of Things technology needs integration with data storage (Cloud Storage), where data storage from sensor or data from other devices need a real time data storage. It is because IoT’s main focus is data streaming.

IoT Protocol Connection – Protocol Internet of Things from every device might be different. This makes developer must do many changes and data conversions.

Data Processing – Internet of Things is focused on faster data processing to make a real time data insight.

Analytic’s – Statistic processing and data management by various data connections and hardwares have to make a result about accurate data analytic.

Iklan

Trip Wisata ke Pulau Bawean 2017

Trip Wisata ke Pulau Bawean 2017
Bawean, Bagi saya adalah pulau dengan segudang potensi wisata serba ada. Mulai dari gunung, danau, pantai pasir putih, air terjun, sampai air panas pun ada disana. Letak bawean juga bisa dibilang cukup strategis untuk jadi primadona traveling baru. Karena, tidak jauh dari ibukota Jawa Timur, Surabaya.

Bawean yang berjuluk Pulau Putri masuk wilayah Kabupatèn Gresik. Dari Surabaya hanya perlu berkendara sekitar 45 menit. Baru untuk menyeberang ke pulau dengan kontur berbukit-bukit itu perlu menggunakan kapal dari pelabuhan Gresik. Ada dua pilihan kapal. Mau yang cepat atau lama sampai. Yaitu kapal cepat ekspress bahari milik swasta, atau kapal ASDP Gili Iyang subsidi pemerintah.

Bagi traveler kere alias kismin (miskin) seperti saya ini pilihan yang tepat karena biaya ke pulau bawean tentu yang murah. Namun, alasan yang lebih penting, Kapal Motor Penumpang (KMP) Gili Iyang adalah kapal Jenis ro-ro yang bisa mengangkut kendaraan bermotor. Sehingga saya bisa puas traveling ala touring dengan motor pribadi. Dengan begitu bisa menghemat uang daripada harus menyewa motor disana. Selain itu,  juga bisa hemat Pengeluaran bensin. Tinggal isi full tank, motor sudah bisa dibuat keliling Bawean. Maklum, harga seliter bensin di Bawean Rp 8 ribu. Itu karena tidak ada SPBU Pertamina disana. Yang ada hanya Pertamini alias eceran.

Memang, kendaraan paling oke buat eksplor Wisata Pulau Bawean adalah dengan motor. Disana tidak ada kendaraan umum yang ready 24 jam. Yang ada hanya mobil Mitsubishi Colt yang oleh penduduk lokal disebut ‘Kol’. Itu pun hanya semacam angkutan antar jemput untuk emak-emak berbelanja ke pasar. Alasan lainnya,  lokasi objek wisata di pulau bawean sebagian besar tidak nyaman ditelusuri menggunakan mobil. Sebab, disana jalan desa kebanyakan sempit-sempit.